5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menginstal Windows pada Komputer

Penginstalan Windows

Install Windows

Bagi teknisi dan anak IT, menginstall sistem operasi sudah merupakan hal yang biasa-biasa saja terutama untuk sistem operasi yang populer sekarang yakni Microsoft Windows. Tapi bukan berarti bahwa hanya teknisi dan anak IT saja yang bisa install Windows, orang awam pun sudah mulai bisa, termasuk anak-anak SMP dan SMA.

Ada berbagai macam cara untuk menginstal Windows pada komputer. Cara-cara tersebut tergantung tingkat kreatifitas dan pengetahuan orang yang menginstalnya. Namun terlepas dari cara-cara tersebut, hal utama yang harus diperhatikan adalah bagaimana menginstal Windows dengan baik dan benar serta aman.

Apa-apa saja itu? Berikut 5 hal yang perlu diperhatikan sebelum menginstal Windows pada komputer.

1. Selalu lakukan backup data terlebih dahulu

Pernah mengalami kejadian data-data hilang ketika melakukan penginstalan? Tentu hal tersebut sangat merepotkan. Belum lagi jika yang hilang adalah data-data yang sangat penting. Bisa-bisa bisa membuat kita frustasi. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan backup data sebelum menginstal Windows. Biasanya data-data yang di backup adalah data yang berada di partisi tempat Windows tersebut akan diinstal.

Lalu bagaimana jika Windows tidak dapat diakses?

Tenang..! Telah banyak cara yang dishare di internet tentang cara backup data pada komputer yang tidak dapat di akses. Silahkan dipilih cara-cara tersebut yang sesuai dengan kondisi komputer anda saat itu. Data-data yang di backup sebaiknya disimpan pada partisi lain, atau lebih amannya simpan pada media eksternal seperti harddisk eksternal. Itu jika kita ragu apakan kondisi harddisk komputer masih dalam keadaan baik atau tidak.

Apakah perlu membackup satu partisi?

Tidak perlu. Cukup backup data-data yang menurut anda penting. Contohnya seperti dokumen yang biasanya disimpan di folder My Document atau pada folder Downloads. Proses backup ini adalah yang sangat penting, karena ketika data-data sudah terhapus, maka kecil kemungkinan dapat dikembalikan dengan utuh 100%.

2. Sesuaikan spesifikasi komputer dengan versi Windows

Menginstal Windows tidak serta merta begitu saja dilakukan pada komputer yang akan diinstal. Jika ceroboh dalam melakukan penginstalan, maka yang terjadi hanya membuat masalah baru bagi komputer seperti komputer melambat, hang, atau tidak bisa boot.

Baca juga:  Tutorial Cara Membuat Installer Linux pada Flashdisk

Hingga saat ini, Windows sendiri memiliki versi yang berbeda-beda. Olehnya itu perlu untuk diperhatikan versi Windows yang cocok untuk komputer. Hal utama yang perlu diperhatikan mengenai versi Windows yang cocok adalah besar bit Windows, apakah 32 bit atau 64 bit. Besar bit ini sangat mempengaruhi performa komputer yang nantinya akan diinstal karena harus benar-benar cocok.

Windows 32 bit adalah versi Windows standar yang digunakan komputer pada umumnya. Baik komputer jadul maupun modern bisa menggunakan versi ini. Sementara versi 64 bit digunakan untuk komputer-komputer modern dengan alasan performa yang lebih baik.

Jadi lebih bagus 64 bit dong? Belum tentu. Semakin tinggi versi Windows maka akan membutuhkan kapasitas RAM yang besar pula. Syarat minimal kapasitas RAM untuk Windows versi 64 bit adalah 4GB (GigaByte) agar komputer dapat berjalan normal. Jadi jika RAM komputer hanya berkapasitas 2GB, sebaiknya menginstal Windows 32 bit saja.

Memaksakan menginstal versi 64 bit pada RAM dibawah 4GB hanya akan menurunkan performa komputer. Sebaliknya menginstal versi 32 bit pada komputer dengan RAM 4GB ke atas bisa dikatakan tidak begitu optimal karena resource yang tersedia tidak terpakai atau sia-sia.

Selain kapasitas RAM, besar bit CPU juga mempengaruhi, biasanya komputer-komputer jadul hanya mendukung 32 bit seperi Intel Pentium III atau IV misalnya. Untuk komputer-komputer versi terbaru sudah bukan masalah lagi karena rata-rata telah mendukung CPU 64 bit.

3. Ada baiknya driver komputer yang akan diinstal telah tersedia

Driver berperan penting dalam kinerja komputer secara optimal. Jika driver perangkat komputer tidak sesuai,kemungkinan komputer tidak akan berjalan normal.

Berbagai macam driver utama pada komputer yang harus tersedia antara lain :

  • Driver VGA
  • Driver Sound
  • Driver LAN
  • Driver Wireless (WiFi) untuk laptop
  • Driver Chipset
Baca juga:  Tutorial Fix 404 Page Not Found Wordpress Setelah Mengganti Permalink

Selain driver-driver di atas, juga terdapat driver opsional seperti camera, USB, printer, dan media-media eksternal. Untuk mendapatkan driver yang tepat, kita dapat mengunjungi website resmi produsen komputer dan memilih sesuai dengan tipe komputer tersebut. Semua jenis driver telah disediakan.

Jika ingin driver yang up to date, maka silahkan kunjungi website resmi vendor perangkat komputer satu-persatu, seperti website driver VGA khusus AMD, Intel, atau Nvidia. Website driver sound seperti Realtek dsb. Download sesuai versi perangkat.

Selain cara di atas, juga terdapat cara untuk mendapatkan driver perangkat dengan cepat yaitu menggunakan Driver Pack. Apa itu Driver Pack?

Driver pack merupakan kumpulan dari berbagai driver perangkat dalam satu media software. Hanya dengan satu klik, maka semua driver yang diperlukan akan terinsal dengan otomatis. Ada baiknya semua driver yang diperlukan telah tersedia sebelum melakukan penginstalan Windows agar komputer dapat berjalan normal.

4. Siapkan media penginstalan

Media penginstalan yang lazim digunakan sekarang ini adalah media USB seperti flashdisk atau harddisk. Windows asli biasanya ditempatkan pada media piringan sebagai media penginstalan seperti DVD-ROM.

Namun seiring berjalannya waktu, media piringan ini sudah mulai ditinggalkan karena memiliki kendala seperti sangat lambat dalam memproses data jika dibandingkan dengan media USB.

Media USB seperti flashdisk pun sudah memiliki beberapa masalah untuk digunakan menginstal Windows pada komputer. Masalah yang biasanya didapatkan adalah flashdisk tidak bisa booting. Hal ini karena sistem boot pada flashdisk belum aktif sehingga harus diaktifkan terlebih dahulu. Cara mengaktifkan boot pada flashdisk bisa di baca di Tutorial Cara Mudah Mengaktifkan Boot Flashdisk dan Harddisk.

Kendala lain yang biasanya didapatkan adalah sistem boot baru pada Windows yaitu UEFI. Dengan sistem boot ini, tidak sembarang flashdisk atau harddisk bisa digunakan sebagai media peginstalan. Harus ada pengaturan khusus agar media USB dapat diterima oleh komputer yang akan diinstal.

Baca juga:  Cara Mengatasi Laptop yang Cepat Panas

5. Gunakan software original

Pernah mendengan Windows bajakan?

Pengguna sistem operasi Microsoft Windows di Indonesia bisa dikatakan rata-rata menggunakan Windows bajakan. Mungkin ada yang mengatakan bahwa Windows yang digunakannya asli karena langsung terpasang saat membeli Komputer/Laptop. Sebenarnya itu juga bajakan karena jika memang Windows asli, tentu akan disertakan dengan Box DVD windows tersebut.

Bagi pengusaha atau PNS yang memang membutuhkan Windows untuk pekerjaan tidak ada salahnya untuk membeli Windows original. Mengapa harus menggunakan software bajakan jika bisa membeli yang original? Apakah karena lebih murah atau gratis?

Mungkin software bajakan tidak terlalu mengkhawatirkan bagi kita karena tidak berwujud. Tapi tahu tidak bahwa menggunakan software bajakan itu sama dengan menggunakan barang curian loh. Tapi kan itu barang orang kafir, jadi sah-sah saja digunakan.

Mengambil hak milik orang lain itu hukumnya haram, baik itu milik orang mukmin atau orang kafir. Tidak ada ulama yang membolehkan hal tersbut. Lalu bagaimana caranya? Kita kan dituntut untuk menggunakan sistem operasi Windows?

Ada kok Windows gratis asli original. Gak percaya? Ini yang admin gunakan untuk mengetik postingan ini juga adalah Windows original gratis. Versinya adalah Windows Evaluation, jadi hanya bisa digunakan 90 hari. Habis itu, harus instal ulang untuk bisa digunakan kembali secara normal.

Wah ribet dong kalo begitu? Yah gak masalah, daripada menggunakan yang haram? Atau memang kalo betul-betul butuh, beli yang original saja. Apalagi sudah punya gaji bulanan, bisa ditabung untuk beli WIndows asli. Malu kan kalo makan gaji dari hasil kerja menggunakan barang haram?

Nah, itu saja dulu yang bisa saya paparkan tentang 5 hal yang perlu diperhatikan sebelum menginstal Windows. Tapi kayak ceramah yah? hehehe

Walaupun begitu, tidak masalah kan kita saling menasihati agar sama-sama beruntung di dunia dan di akhirat kelak, Insya Allah.

Please follow and like us: