Daftar Distro Linux Terbaik Tahun 2018

Jika Anda tidak puas dengan keamanan Microsoft Windows namun juga tidak tertarik untuk menggunakan MacOS, mungkin anda akan tertarik menggunakan Linux. Sebuah sistem operasi sederhana dengan fungsi yang tidak terbatas yang berpadu dalam software open source.

Awalnya, sistem  operasi Linux mulai muncul khusus untuk PC standar, namun sejak ditemukan, penggunaan linux semakin berkembang dan diterapkan di beberapa perangkat seperti Android dan Google Chromebooks.

Linux merupakan bagian dari sistem operasi Unix, yang mulai terkenal pada akhir 1970an. Sistem ini telah di adopsi pada berbagai macam software pengembang dan diubah menjadi bermacam jenis distro.

Laptop dengan Chromebook
Laptop dengan Chromebook

Semua distro linux yang populer menggunakan kernel linux, yang merupakan bagian utama sistem operasi. Berbagai macam model kemudian dikembangan berdasarkan kernel-kernel tersebut.

Distro Linux terbaik disesuaikan dengan tipe pengguna tertentu. Misalnya Ubuntu, sangat mudah digunakan karena memang didesain untuk pengguna baru.

Sebaliknya Arch Linux dirancang untuk pengguna yang sudah berpengalaman yang dapat memanfaatkan terminal untuk mengetik perintah-perintah tertentu seperti menginstal aplikasi dan sebagainya.

Kali ini, kita akan fokun untuk memberikan daftar linux terbaik di tahun 2018.

1. Elementary OS

Elemetary OS
Elemetary OS

Jika anda lebih tertarik menggunaka sistem operasi yang elegant dan membenci tampilan terminal, Elementary OS sangat cocok untuk anda. Distro ini merupakan distro yang paling menarik dari semua distro dengan tampilan yang mirip dengan MacOS. Tampilan desktop yang digunakan adalah Pantheon yang merupakan pengembangan dari Gnome.

Versi terbaru dari Elementary OS memiliki codename Loki, yang sekaligus menjadi sedikit lebih cantik dan lebih rapi dari pendahulunya Freya, memiliki aplikasi installer UI yang disebut AppCenter.

Anda mungkin perlu menambahkan lebih banyak program, tapi ini mudah dilakukan dengan menggunakan AppCenter terpadu, yang berisi program berbayar yang dirancang khusus untuk OS seperti Quilter untuk pengolah kata atau Spice-Up untuk menyusun presentasi.

Baca juga:  Mengenal Selebgram dan Kentungan Menjadi Selebgram

Anda dapat mendownload Elementary OS disini

2. Linux Mint

Linux Mint
Linux Mint

Linux Mint adalah distro ‘default’ yang sangat bagus untuk pengguna Linux baru, karena dilengkapi dengan banyak perangkat lunak yang Anda perlukan saat beralih dari Mac atau Windows, seperti LibreOffice, rangkaian produktivitas pengguna Linux yang disukai.

Anda dapat mendownload empat model starter utama dari Mint 18.3, yang masing-masing menggunakan lingkungan desktop yang berbeda, antarmuka yang memungkinkan Anda mengubah elemen seperti tampilan jendela dan menu. Ada juga Linux Mint 18.3 versi KDE yang menggunakan lingkungan desktop Plasma.

Semua lingkungan desktop ini menawarkan banyak pilihan penyesuaian, anda dapat  mendownloadnya kemudian boot sebagai Live CD sebelum menginstal untuk melihat mana yang terbaik.

Anda dapat mendownload Linux Mint disini

3. Arch Linux

Openbox on Arch Linux
Openbox on Arch Linux

Jika Anda ingin mencoba distro yang kurang user-friendly, Arch Linux adalah salah satu pilihan paling populer saat ini.

Arch memungkinkan Anda untuk menyesuaikan build Anda menggunakan terminal untuk mendownload dan menginstal paket, dan ini sangat berguna untuk pengembang dan mereka yang memiliki komputer lama yang mungkin tidak menginginkan paket yang tidak perlu.

Tentu saja, ini dulu adalah cara semua distro Linux disiapkan, namun sekarang ada banyak metode yang mudah digunakan. Bahkan ada versi Arch Linux seperti Antergos yang hadir dengan lebih banyak driver, lebih banyak aplikasi dan lingkungan desktop yang memungkinkan Anda mengubah tampilan sistem.

Tampilan installer Antergos dapat memandu anda dalam proses penginstalan dan boot ke desktop Gnome 3. Anda juga dapat menggunaan tampilan Cinnamon, MATE, KDE dan Xfce jika anda mau.

Antergos tidak dilengkapi dengan softwar office sehingga anda mungkin perlu menginstalnya melalui Arch Package Manager yaitu “pacman”.

Anda dapat mendownload Arch Linux disini

4. Ubuntu

Ubuntu
Ubuntu

Ubuntu adalah salah satu distro Linux yang paling populer yang beriringan dengan Mint, sangat disarankan untuk pemula Linux, karena sangat mudah diakses.

Baca juga:  Twitter Telah Melipatgandakan Jumlah Karakter Maksimum Tweet

Versi baru Ubuntu dirilis setiap enam bulan sekali. Hingga saat ini, versi terbaru Ubuntu adalah 17.10. Setiap tahun pengembang Canonical merilis versi LTS (dukungan jangka panjang) dari Ubuntu.

Versi LTS mendukung lima tahun pembaruan keamanan dan perawatan umum, sehingga Anda dapat terus menggunakan komputer Anda tanpa perlu melakukan penginstalan baru setiap beberapa bulan sekali.

Versi LTS Ubuntu (16.04) menggunakan antarmuka desktop Unity, yang mungkin kurang familiar bagi pengguna Windows dan MacOS. Namun, versi terbaru Ubuntu (17.10) menggunakan lingkungan desktop Gnome 3.

Ada beberapa variasi Ubuntu yang menggunakan lingkungan yang berbeda seperti Lubuntu, yang menggunakan lingkungan desktop minimal berdasarkan LXDE dengan pilihan aplikasi yang cepat dan ringan. Hal ini memungkinkan penggunaan resource yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan Unity desktop.

Anda dapat mendownload Ubuntu disini

5. Tails

Linux Tail
Linux Tail (www.techradar.com)

Linux Tails adalah distro Linux berorientasi privasi yang memiliki tujuan untuk menyembunyikan lokasi dan identitas Anda sebaik mungkin.

Sistem operasi ini mengarahkan semua lalu lintas internetnya melalui jaringan Tor anonim, yang dirancang untuk mencegah agar data tidak dicegat dan dianalisis.

Linux Tails berbasis Debian Linux dan menggunakan desktop Gnome sehingga antarmuka tetap jelas dan user-friendly.

Linux Tails tidak dirancang untuk semua orang, tapi OS khusus ini memberi dapat menenangkan pikiran anda jika Anda cemas mengenai pencuria data privasi seperti pencurian oleh hacker akhir-akhir ini.

Anda dapat mendownload Linux Tails disini

6. CentOS

CentOS Linux (www.techradar.com)
CentOS Linux (www.techradar.com)

CentOS 7 adalah cabang komunitas dari versi Enterprise Red Hat Linux, dan fokusnya adalah pada stabilitas daripada pembaruan konstan. Sebagaimana Red Hat, update keamanan dan perawatan untuk CentOS didukung hingga 10 tahun mulai dari rilis awal untuk setiap versi.

CentOS dirancang untuk super-reliable, oleh karena itu sangat cocok untuk server. Linux ini tidak begitu cocok untuk seseorang yang mencari OS baru untuk pemakaian sehari-hari di PC desktop atau laptop mereka.

Baca juga:  Cara Unreg Kartu SIM Telkomsel, Indosat, Three, XL, dan Smartfren

Anda dapat mendownload CentOS disini

7. Ubuntu Studio

Ubuntu Studio (www.techradar.com)
Ubuntu Studio (www.techradar.com)

Jika Anda menginginkan studio rekaman musik tanpa menghabiskan jutaan rupiah dengan membeli perangkat lunak standar industri, Ubuntu Studio bisa menjadi pertimbangan anda.

Ciri khas Ubuntu Linux ini telah dirancang untuk produksi audio dan video, sebagai alternatif perangkat lunak berbayar seperti Pro Tools. Dukungan untuk plug-in audio dan masukan MIDI telah terpasang dan sebuah patch patch virtual telah terinstal.

Repositori Ubuntu Studio memiliki akses ke paket di OS utama Ubuntu dan juga beberapa sequencer audio digital.

Anda dapat mendownload Ubuntu Studio disini

8. openSUSE

openSUSE
openSUSE

Sebelumnya dikenal sebagai SUSE Linux dan kemudian SuSE Linux Professional, openSUSE ditujukan untuk pengembang dan administrator sistem. Untuk alasan itu, sistem operasi ini sangat ketat pada protokol keamanan.

Sistem operasi terbagi menjadi dua distro utama: openSUSE Leap dan openSUSE Tumbleweed. Leap menggunakan kode sumber dari SUSE Linux Enterprise, yang membuatnya jauh lebih stabil. Versi baru dirilis kira-kira setahun sekali dan didukung selama tiga tahun, membuat Leap sempurna untuk aplikasi bisnis.

Tumbleweed didasarkan pada Factory, basis pengembangan openSUSE. Sistem Ini mengikuti model peluncuran rolling – dengan kata lain, paket tersedia untuk diunduh segera setelah mereka diuji di Pabrik. Ini berarti Tumbleweed berisi aplikasi stabil terbaru dan bagus untuk penggunaan sehari-hari.

OS memanfaatkan desktop KDE Plasma, yang sempurna jika komputer anda dapat menangani fitur grafis yang lebih maju.

Sebagai salah satu distro Linux yang selalu dikembangkan, openSUSE secara konsisten berada di lima distro teratas di DistroWatch.com. Terlebih lagi, situs SUSE Studio memungkinkan Anda membuat versi openSUSE Anda sendiri, lengkap dengan paket perangkat lunak, pengaturan desktop dan sistem yang dirancang khusus.

Anda dapat mendownload openSUSE disini

Please follow and like us: