Ponsel Androidmu Cepat Lowbat? Kenali Penyebabnya di Sini

Penyebab android cepat lowbat -- (thedroidguy.com)

Masalah utama yang sering menghantui pengguna smartphone android adalah penggunaan baterai. Ponsel android sebagai ponsel pintar menggunakan daya lebih banyak untuk menjalankan aplikasi yang terinstal di dalamanya. Secara normal, hal ini wajar-wajar saja, namanya juga ponsel pintar, dan aplikasi yang terpasang pun mungkin bukan aplikasi yang ringan.

Ada kalanya ponsel android menghabisnya daya baterai dengan cepat. Walaupun telah tercharger penuh, hanya berselang beberapa menit, baterai ponsel android kembali drop dan lowbat. Ketika mengalami hal tersebut, sebaiknya segera identifikasi penyebab ponsel androidmu cepat lowbat.

Penyebab Ponsel Android Cepat Lowbat

Setelah melakukan beberapa riset secara personal, dapat diidentifkasi beberapa hal yang menyebabkan baterai android cepat lowbat. Android menggunakan daya yang lebih besar disebabkan karena masalah software maupun hardware. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebabnya:

1. Ada Aplikasi yang Menggunakan Resource Terlalu Tinggi

Ketika sebuah aplikasi menggunakan resource terlalu tinggi seperti CPU, maka ini akan membuat baterai cepat lowbat. Apabila penggunaan resource tinggi saat aplikasi dijalankan, hal itu wajar-wajar saja. Yang dimaksudkan di sini adalah penggunaan resource ketika aplikasi sedang standby atau idle.

Baca juga:  Cara Disable Notifikasi Update MIUI Xiaomi

Periksa aplikasi yang terpasang, dan lihat yang mana menggunakan resource paling terlalu tinggi saat idle. Buka settings >Devices > Battery > Power >Battery use. Apabila terdapat aplikasi yang menggunakan baterai terlalu tinggi, aplikasi tersebut pasti juga menggunakan resource yang tinggi.

Sedikit bocoran dan tidak bermaksud menjelekkan aplikasi, bahwa salah satu aplikasi yang sering menjadi penyebab ponsel android boros baterai adalah aplikasi Facebook. Yah, aplikasi ini sangat tidak ramah baterai. Digunakan maupun dalam keadaan idle, tetap saja menggunakan banyak daya baterai untuk berjalan. Semoga untuk update barunya bisa segera memperbaiki bug ini.

2. Layar Android Auto Brightness

Auto  brightness atau kecerahan otomatis merupakan salah satu fitur pada ponsel android. Fitur ini memungkinkan layar cerah dan redup secara otomatis sesuai kondisi cahaya di lingkungan saat itu. Saat cahaya terang, layar android juga terang. Sebaliknya saat cahaya gelap, layar android menjadi redup.

Dibalik canggihnya fitur ini, ternyata juga menggunakan sumber daya yang tinggi untuk beroperasi. Aktifnya fitur ini juga akan mengaktifkan sensor cara pada bagian depan ponsel sebagai pendeteksi tingkat kecerahan cahaya luar ponsel.

Mematikan fitur ini dan mengubah pengaturan kecerahan cahaya secara manual dapat membantu mengurangi konsumsi daya pada android. Walaupun kecerahan otomatis tidak terlalu berdampak pada penggunaan baterai, tapi dengan mematikan fitur ini dapat membuat baterai bertahan sedikit lebih lama. Agar lebih hemat baterai lagi, kurangi kecerahan layar android atau atur seoptimal mungkin.

Baca juga:  Cara Mengatasi Laptop yang Cepat Panas

3. Banyak Aplikasi Sampah

Aplikasi sampah atau yang tidak digunakan sebaiknya dihapus saja. Selain memberatkan sistem, aplikasi ini juga kadang banyak mengkonsumsi bateri.

Aplikasi sampah biasanya datang apabila secara tidak sengaja menginstal aplikasi promo dari internet. Aplikasi ini biasanya ditandai dengan sering munculnya iklan tidak jelas pada android.

4. Tema yang Digunakan Terlalu Cantik

Menggunakan tema yang indah, cantik, dan elegan pada ponsel android adalah kebanggan tersendiri. Ada perasaan puas saat orang-orang melihat ponsel kita dan berkata, “Wah, tema androidmu mantap bro, bagi dong!”.

Beberapa tema android memiliki fitur wallpaper animasi atau perpindahan menu dengan animasi. Jika anda ingin agar ponsel android lebih hemat baterai, sebaiknya hindari tema yang seperti ini. Jika disuruh memilih antara tema yang cantik atau baterai yang tahan lama, lebih baik memilih baterai yang tahan lama.

Baca juga:  Cara Mengembalikan Data yang Hilang/Terhapus pada Komputer

Lupakan dulu lah kalimat kekaguman orang lain pada smartphone kita. Nanti saja setelah memiliki ponsel android dengan kapasitas baterai besar, tidak mengapa jika menggunakan tema yang berat-berat. Menggunakan tema bawaan ponsel android yang digunakan adalah pilihan terbaik karena telah dioptimasi khusus untuk ponsel kita.

5. Banyak Widget yang Terpasang

Sebagaimana tema, widget juga sering digunakan untuk memperindah tampilan android. Ada berbagai macam widget android seperti jam digital/analog, kalender, widget media sosial, widget pemutar musik, widget status cuaca, dan widget-widget lainnya.

Memasang banyak widget pada ponsel android akan menyebabkan ponsel boros baterai. Cukup gunakan widget yang penting-penting saja, hindari widget yang berat dan membutuhkan koneksi data untuk dapat berfungsi.

Baca juga:  Cara Mengembalikan Pengaturan LTE Only MIUI Terbaru 2017

6. Mengaktifkan Banyak Fitur Android Secara Bersamaan

Fitur-fitur android yang dimaksud di sini adalah seperti konektifitas data, WiFi, Bluetooth, GPS, dan yang lainnya. Jika tidak digunakan, matikan fitur-fitur tersebut.

Sebagai contoh adalah ketika menggunakan konektifitas data seluler, matika fitur WiFi android karena fungsinya kurang lebih sama yaitu terhubung ke internet. Begitu pula untuk fitur GPS, matikan fitur ini kecuali memang benar-benar dibutuhkan seperti untuk menandai lokasi atau sejenisnya.

Baca juga:  Patch 1.0 MIUI 9 (7.9.15) Global Beta Redmi 3/Pro

Fitur bluetooth juga sering diabaikan setelah digunakan. Kebanyak pengguna smartphone anroid membiarkan bluetooth ponselnya tetap menyala setelah digunakan. Ini juga menjadi penyebab android boros baterai.

7. Terlalu Banyak Aplikasi Optimasi yang Terasang

Aplikasi optimasi baterai adalah pilihan bagi pengguna android untuk mengurangi konsumsi baterai. Ada satu kesalahan sebagian besar pengguna android yakni memasang banyak aplikasi optimasi sekaligus — niatnya agar baterai androidnya tidak cepat lowbat padahal inilah yang menjadi salah satu penyebabnya.

Baca juga:  Cara Mudah Instal Aplikasi pada Smartphone Android Melalui PC/Komputer

Peran aplikasi optimasi baterai android adalah menghentikan beberapa aplikasi background secara otomatis ketika tidak digunakan. Juga dapat membatasi penggunaan konksi data pada beberapa aplikasi. Selain itu, aplikasi ini juga dapat mengatur perangkat yang terpasang pada android dan mengurangi konsumsi RAM.

Kesimpulannya, cukup gunakan satu aplikasi optimasi untuk ponsel android anda apabila aplikasi ini benar-benar dibutuhkan. Pilih aplikasi optimasi yang terbaik menurut anda, dan pilih yang ringan.

8. Jaringan Tidak Stabil

Menggunakan android pada jaringan yang tidak stabil juga cukup menguras baterai ponsel android. Ini karena ponsel android selalu mencari signal terbaik, dan tentu ini membutuhkan energi yang lebih banyak.

Signal jelek biasanya ditandai dengan cepatnya panas ponsel android saat digunakan. Bisa juga dilihat pada indikator sinyal, berapa batang sinyal yang didapat. Apabila sinyal seluler yang didapat simpang-siur atau timbul-tenggelam, sebaiknya aktifkan offline mode. Ini untuk mengurangi penggunaan daya baterai sekaligus mengurangi panas pada ponsel android.

Tips lainnya adalah gunakan fitur single recovery sinyal pada android agar ponsel tidak mencari sinyal seluler yang lebih baik saat sudah menangkap satu jenis sinyal. Contohnya ketika anda memiliki ponsel dengan fitur 4G namun berada di kawasan yang hanya terdapat 3G, aktifkan pengaturan 3G only atau Prefer 3G agar android tidak harus mencari sinyal 4G yang jelas-jelas tidak ada.

Baca juga:  Cara Fix Software Game Steam yang Tiba-Tiba Sangat Lambat pada Windows
Please follow and like us: