Daftar Software Recovery Data Gratis Terbaik 2017

Daftar software recovery data gratis terbaik 2017

Pernah mengalami masalah karena data di komputer terhapus? Atau mungkin data-data penting di dalam flash disk tiba-tiba hilang? 5 Software recovery data ini dapat membantu anda untuk mengembalikan data-data yang hilang tersebut.

Daftar Software Recovery Data Gratis

Pengembalian data atau biasa disebut dengan recovery data dapat menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan. Ada kalanya orang-orang membutuhkan bantuan untuk mengembalikan data-data mereka yang hilang.

Backup data adalah solusi terbaik untuk mengamankan data-data penting. Namun demikian tidak menjadi jaminan bahwa data-data tersebut tidak akan hilang.  Beberapa hal yang bisa menjadi sebab hilangnya data adalah karena infeksi virus, kerusakan hardware, atau karena ketidaksengajaan dan ini tentu sangat merepotkan.

Baca juga:  5 Software Alternatif Gratis Pengganti Microsoft Word

Tapi jangan terlalu khawatir — Kali ini kami akan menyajikan beberapa daftar software recovery data yang dapat membantu anda mengembalikan data-data anda yang hilang, dan software ini bersifat GRATIS alias FREE untuk digunakan. Anda tinggal pilih saja software recovery yang sesuai dengan kebutuhan anda.

1. Recuva

 

Recuva merupakan salah satu software recovery data gratis yang mudah digunakan. Recuva memiliki fitur Wizard yang dapat memandu mejalankan setiap step recovery hingga data ditemukan, menjadikan software ini cocok digunakan oleh pemula. Beberapa jenis data yang didukung oleh Recuva antara lain : gambar/foto, dokumen, file compress (zip, rar), email dan beberapa jenis lainnya.

Baca juga:  Mengapa Harus Menggunakan Media Sosial Secara Profesional?

Saat mulai menjalankan software, kita dapat memilih lokasi dimana data tersebut hilang seperti pada folder tertentu. Namun jika anda tidak mengetahui pasti atau lupa dimana data tersebut sebelumnya berada, anda juga dapat memilih partisi atau harddisk untuk melakukan pencarian.

Recuva memiliki dua pilihan pencarian yaitu cara cepat  (quick scan) dan cara lambat (deep scan). Quick scan akan mencari data yang hilang dengan menscan secara cepat, namun hasilnya mungkin nihil untuk data-data yang sudah cukup lama tersimpan di harddisk. Deep scan mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama, namun dengan hasil yang lebih baik.

Ketika proses scan selesai,  hasilnya akan ditampilkan dan masing-masing diberi tanda sesuai dengan kondisi file apakah masih dapat diselamatkan atau tidak. Pada tahap ini, kita sudah dapat mengembalikan data yang sebelumnya hilang cukup dengan melakukan beberapa klik saja.

Gambar Recuva

Download Software Recuva

2. DMDE Free Edition

 

Software recovery data kedua adalah DMDE (DM Disk Editor and Data Recovery Software) Free Edition. Kelebihan dari software ini adalah mampu mengembalikan data dari drive yang memiliki format berbeda, termasuk pada harddisk dengan kapasitas 2TB atau lebih.

DMDE tidak sesimpel Recuva saat digunakan, namun cukup efektif dalam megembalikan data yang hilang. Pertama-tama akan ditampilkan daftar partisi pada komputer untuk dipilih sebagai target pencarian. Saat proses pencarian selesai, DMDE akan menampilkan hasilnya dalam tampilan file explorer sehingga file mudah untuk ditelusuri dan diselamatkan.

Gambar DMDE Free Edition

Download Software DMDE Free Edition

Baca juga:  Mengembalikan File yang Terhapus? Ternyata Begini yang Terjadi Ketika Menghapus File di Komputer

3. PhotoRec

 

Tidak seperti namanya, PhotoRec tidak hanya mengembalikan data yang berupa foto namun juga sebagian besar data lainnya. Media-media yang didukung juga terbilang banyak seperti harddisk, CD/DVD, USB flash disk, dan memory card.

PhotoRec mendukung lebih dari 200 jenis format file yang dapat dikembalikan, serta dengan fitur merekontruksi file-file yang hilang. Software ini dapat dijalankan pada sistem operasi Windows, Mac, dan Linux sehingga bersifat fleksibel.

Baca juga:  5 Tips Agar Baterai Laptop Lebih Awet

Kekurangan dari software ini adalah dari segi tampilan yang hanya berupa terminal console atau command line. Kita tidak dapat menggunakan mouse saat menjalankan software. Mungkin software ini cukup membingungkan, namun software ini cukup aman digunakan dan tidak akan membahayakan file jika kita melakukan kesalahan step saat digunakan.

Gambar PhotoRec

Download Software PhotoRec

4. MiniTool Partition Recovery Free

 

Salah satu penyebab utama data-data hilang adalah karena rusaknya harddisk atau partisi harddisk. Mungkin karena terhapus/hilang secara tidak sengaja atau karena kerusakan pada header partisi. Jika hal ini terjadi, kita dapat mengembalikan partisi dengan cepat dan mudah dengan menggunakan MiniTool Partition Recovery Free.

Untuk memulai, cukup memilih harddisk yang hilang partisinya dan pilih scan. Terdapat dua pilihan yakni Full dan Quick scan, terserah pilih yang mana — full scan akan memberikan hasil yang lebih baik namun dengan proses yang cukup lama.

Pada saat proses scan, mungkin sistem akan terlihat not responding — jangan panik dan tetap tunggu hingga proses selesai. Jika proses telah selesai, pilih semua partisi termasuk partisi yang hilang dan klik ‘Finish’ untuk mengembalikannya.

Baca juga:  5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menginstal Windows pada Komputer

Gambar MiniTool Partition Recovery Free

Download Software MiniTool Partition Recovery Free

5. Paragon Rescue Kit Free Edition

 

Beberapa software recovery data di atas sangat berguna untuk mengembalikan data-data yang hilang. Software tersebut hanya dapat digunakan apabila kita dapat mengakses sistem operasi seperti Windows. Lalu bagaimana jika Windows tiba-tiba rusak dan tidak dapat diakses?

Paragon Rescue Kit Free Edition adalah jawabannya. Software ini bersifat bootable sehingga dapat digunakan walaupun tanpa mengakses sistem operasi komputer.

Agar dapat digunakan, sebelumnya software ini harus dimasukkan ke dalam media bootable seperti CD/DVD atau flash disk. Cara pembuatan media bootablenya mungkin tidak sederhana sehingga petunjuk pembuatan bisa dilihat pada website resminya.

Saat media bootable telah siap, bootkomputer dengan memilih media boot Paragon Rescue Kit Free Edition sebagai media boot default. Jika proses boot selesai, kita akan disajikan berbagai menu untuk melakukan reparasi komputer termasuk untuk merecovery file atau data yang hilang.

Gambar  Paragon Rescue Kit Free Edition

Download Software Paragon Rescue Kit Free Edition

Baca juga:  Crimson ReLive Inovasi Baru dari AMD

Peringatan: Merecovery data pada hard disk/partisi yang sama akan merusak data dan membuat data hilang selamanya (tidak dapat direcovery ulang).

Tips: Saat melakukan recovery data, sebaiknya data yang diselamatkan disimpan pada driver yang berbeda dengan drive tempa data tersebut hilang. Gunakan flash disk atau hard disk eksternal untuk menyimpan/merecovery data yang hilang.

Please follow and like us: