7 Tips untuk Menghemat Baterai Laptop

Tips untuk menghemat baterai laptop

7 Tips untuk menghemat baterai laptop — Laptop sudah menjadi kebutuhan saat ini, khususnya bagi pegawai kantoran dan pelajar. Ada masa dimana ketika kita bekerja di depan laptop tiba-tiba baterainya lowbat atau kehabisan energi dan kita tidak dapat mengisinya segera. Mungkin karena kita lupa membawa charger adapternya, atau tidak ada tempat colokan listrik misalnya. Belum lagi pekerjaan di laptop tersebut harus segera diselesaikan, tentu kita berharap agar baterai laptop masih bisa bertahan.

Beberapa tips dapat digunakan untuk menghemat baterai laptop pada momen tersebut. Namun ada baiknya jika teknik ini diterapkan sebelum baterai laptop benar-benar lowbat. Teknik ini akan mengurangi pemakaian energi sehingga akan membuat baterai laptop dapat bertahan lama saat digunakan.

1. Kurangi Kecerahan Layar

Sebagian besar penyebab baterai laptop cepat lowbat dipengaruhi oleh layar, seperti kecerahan cahaya layar. Mengurangi kecerahan layar laptop dapat membantu menghemat penggunaan baterai.

Baca juga:  Patch 1.0 MIUI 9 (7.9.15) Global Beta Redmi 3/Pro

Pada laptop biasanya terdapat tombol Function (Fn) yang dapat dikombinasikan untuk mengubah kecerahan layar laptop. Jika menggunakan Windows, kita dapat membuka Control Panel atau Power Option untuk mengatur kecerahan layar. Semakin redup cahaya layar laptop maka semakin lama baterai laptop dapat bertahan.

2. Aktifkan Pengaturan Layar agar Redup/Mati Otomatis

Ketika kita meninggalkan laptop beberapa menit, layar laptop akan tetap menyala. Hal tersebut tetap akan mengurangi energi baterai sehingga kita perlu mengatur agar layar laptop dapat mati secara otomatis ketika tidak digunakan.

Pada Microsoft Windows terdapat pengaturan untuk membuat layar laptop redup atau mati secara otomatis jika tidak ada aktifitas pada laptop. Pengaturan ini dapat dilihat pada Control Panel –> Power Option. Pada dialog Power Option atur berapa lama laptop tanpa aktifitas agar layar laptop dapat redup atau mati secara otomatis. Disarankan pengaturan ini dilakukan di bawah ikon baterai yakni ketika laptop dalam mode baterai.

3. Matikan Bluetooth dan Perangkat Lain

Jika laptop anda memiliki perangkat bluetooth atau inframerah, sebaiknya dimatikan jika tidak digunakan karena walaupun dalama keadaan stanby atau idle, perangkat-perangkat tersebut tetap menggunakan energi baterai. Mematikan perangkat ini dapat dilakukan melalui shortcut Fn pada keyboard laptop atau melalui pengaturan sistem operasi.

Baca juga:  Tutorial Cara Mengatasi Komputer yang Tiba-Tiba Lemot

Mematikan perangka WiFi juga akan sangat membantu dalam menghemat baterai laptop, terutama jika tidak sedang digunakan. Jika konektifitas memang betul-betul tidak dibutuhkan, sebaiknya semua perangkat jaringan dimatikan atau atur laptop dalam mode Airplane. Pengaturan WiFi dan airplane laptop biasanya juga terdapat pada shortcut Fn pada keyboard laptop.

4. Atur Power Plan Windows

Sistem operasi Microsoft Windows telah menyediakan beberapa pilihan power plan yang dapat digunakan secara bergantian ketika dalam kondisi tertentu. Secara default, terdapat tiga pilihan power yaitu BalancePerformance, dan Power saver.

Lihat Gambar

Sebagai contoh kita selamat ini menggunakan powe plan Balanced. Kita dapat memilih power plan Powe saver untuk menghemat baterai. Power plan ini akan otomatis mengurangi daya pemakaian perangkat untuk emnghemat batearai.

Anda juga dapat membuat power plan sendiri sesuai dengan kebutuhan. Namun jika lebih memilih untuk membuat baterai laptop bertahan lama, sebaiknya pilih Power saver.

Baca juga:  Tutorial Cara Mengoptimalkan Performa Wordpress

5. Lepas Semua Perangkat Eksternal

Perangkat eksternal juga dapat menghabiskan energi baterai dengan cepat terutama yang terpasang pada media USB. Mouse, keyboard, dan HDD eksternal merupakan contohnya.

Perangkat yang paling banyak menghabiskan energi baterai laptop adalah perangkat yang menggunakan motor listrik seperti kipas laptop. Melepas semua perangkat eksternal tersebut, akan membuat baterai laptop dapat bertahan lebih lama.

6. Kurangi Program yang Berjalan

Selain perangkat keras, program-program yang berjalan juga dapat mempercepat baterai laptop menjadi lowbat. Tentu saja karena program tersebut menggunakan resource perangkat seperti CPU dan RAM yang tentunya juga membutuhkan energi untuk dapat bekerja.

Menjalankan banyak program sekaligus atau multitasking sangat cocok ketika laptop dalam mode AC atau tercolok ke listrik, namun akan menguras baterai dengan cepat jika dalam mode baterai. Agar dapat menghemat baterai laptop, gunakan program yang diperlukan saja dan jangan menjalankan program yang membtuhkan resource tinggi seperti program render, game, dan program-program berat lainnya.

Baca juga:  Cara Mengembalikan Data yang Hilang/Terhapus pada Komputer

Perhatikan juga program yang berjalan di background. Tanpa kita sadari biasanya banyak program yang berjalan secara otomatis pada background sehingga menggunakan banyak RAM dan CPU yang akan menguras baterai laptop.

7. Gunakan Fitur Hibernasi

Disaat tidak menggunakan laptop dalam beberapa waktu, sebaiknya atur laptop anda agar dalam mode hibernasi. kebanyakan orang akan memilih mode sleep ketika tidak menggunaka laptopnya, tapi mode sleep sendiri sebenarnya tetap menggunakan energi baterai walaupun hanya sedikit untuk membuat RAM tetap menyimpan data selama dalam mode sleep. Sedangkan jika laptop dalam mode hibernasi, maka tidak ada energi baterai yang terpakai karena laptop benar-benar dalam kondisi mati.

Jika baterai laptop anda sudah tidak dapat menampung lebih banyak kapasitas energi lagi sehingga cepat lowbat, sebaiknya segera diganti dengan baterai baru yang original agar dapat digunakan lebih lama. Memaksa laptop menggunakan baterai yang rusak hanya akan memperparah masalah pada laptop seperti kerusakan sirkuit motherboard dan kerusakan-kerusakan lainnya.

Please follow and like us: