Belajar PHP Dasar #8 : Mengenal dan Menggunakan Array

Belajar PHP Dasar

Pada postingan sebelumnya yakni Belajar PHP Dasar #4 : Pengenalan Struktur Dasar PHP, kita telah mengenal tentang penggunaan variable dalam pemrograman php. Namun selama ini bentuk variable yang kita buat adalah berbentuk tunggal yakni satu variable hanya bisa menyimpan satu nilai/value saja dan ketika kita memasukkan nilai baru, nilai lama pada variable tersebut akan tertimpa. Di dalam pemrograman php, terdapat satu jenis variable yang bisa menyimpan banyak nilai sekaligus yang disebut dengan Array. Kali ini kita akan mencoba mengenal dan menggunakan array pada pemrograman php.

Struktur Array

Apa yang dimaksud dengan variable Array? Array merupakan suatu jenis variable yang dapat menyimpan beberapa nilai dimana masing-masing nilai memiliki key sebagai identifikasi. Bingung ya memahaminya. Supaya tidak bingung, perhatikan analogi berikut.

No. Kamar Pemilik
1 Ilham
2 Budi
3 Ani

Pada tabel di atas terdapat 2 kolom, yakni kolom yang menunjukkan nomor kamar dan kolom yang menunjukkan pemilik kamar. Berdasarkan tabel tersebut, kita dapat mengetahui pemilik masing-masing kamar sesuai dengan nomor kamar tersebut. Kita dapat mengetahui bahwa pemilik kamar 2 adalah Budi. Begitu pula dengan array. Masing-masing nilai yang ditampung pada variable array ditandai dengan penanda yang biasa disebut dengan Key. Jadi saat ingin memanggil nilai tersebut, cukup dengan memaggil menggunakan key-nya.

Penggunaan Array pada PHP

Pada dasarnya struktur array pada bahasa pemrograman mirip semua yakni untuk menyimpan banyak nilai. Begitu pula pada pemrograman PHP. Pembuatan atau pendeklarasian variable array pada php ditandai dengan syntax array(). Contoh scriptnya sebagai berikut.

Pada script diatas saat dieksekusi maka akan menampilkan tulisan Ilham pada browser. Loh, kok nama Ilham yang muncul? Kan Ilham ada di urutan pertama? Nah, itulah bedanya dengan bahasa pemrograman. Jika tidak dideklarasikan, maka pengurutan key pada array selalu dimulai dengan angka 0. Jadi secara berurutan key untuk masing-masing nilai pada variable $nama adalah :

  • 0 => Ilham
  • 1 => Budi
  • 2 => Ani
Baca juga:  Belajar PHP Dasar #4 : Pengenalan Struktur Dasar PHP

Ketika ingin memanggil atau menampilan nama Ani, maka yang dipanggil adalah key 2 dengan mengetik variable $nama[2]. Agar lebih mahir, silahkan buat variable array baru dan panggil nilai di dalam variable tersebut.

Pengisian Nilai pada Array

Ada beberapa cara untuk mengisi nilai pada variable array. Cara pertama adalah seperti script di atas, dan cara lainnya adalah dengan mengisi seperti variable biasa namun dengan menyertakan key yang ingin diisi.

Key 5 pada variable $nama diisi dengan nilai Mansur. Pengisian tersebut tidak mempengaruhi nilai lain di dalamnya kecuali jika menggunakan key yang sudah terpakai. Jadi pada variable $nama terdapat 4 nilai dengan masing-masing key adalah 0, 1, 2, 5. Jika memanggil data menggunakan key 4 ($nama[4]) maka akan terjadi error karena key 4 tidak tersedia atau tidak dibuat sebelumnya.

Apabila dalam pengisian nilai pada variable array menggunakan key yang telah tersedia, maka nilai dari key tersebut akan tertimpa dengan nilai baru.

Saat ditampilkan di browser, maka nilai dari key 2 bukan lagi Ani, melainkan adalah Mansur karena nilai Ani telah ditimpa dengan nilai baru.

Array Asosiatif

Jenis array pada contoh-contoh diatas memiliki key berupa angka. Array pada php juga dapat diisi dengan teks/string sebagai key/penanda. Array seperti ini biasanya disebut dengan array asosiatif. Contoh array asosiatif :

Dengan menggunakan array asosiatif, maka pemanggilan nilai pada variabel array akan lebih mudah karena dapat diidentifikasi menggunakan karakter atau teks. Pengisian nilai pada array di atas sama jika menggunakan metode berikut :

Baca juga:  Belajar PHP Dasar #7 : Statement Perulangan atau Looping

Menampilkan Nilai Array Menggunakan Statement Looping

Menggunakan Statement Foreach

Sebagaimana telah dipaparkan pada Belajar PHP Dasar #7 : Statement Perulangan atau Looping bahwa terdapat statement perulangan lain yang khusus untuk menampilkan nilai array yakni statement foreach. Model script statement foreach adalah sebagai berikut :

Pada statement foreach, suatu variable array dapat dipecah dan diambil satu-persatu nilai beserta key-nya secara berulang. Ketika kita ingin menampilkan semua nilai dari suatu variable array, maka statement ini sangat cocok untuk digunakan. Contoh untuk menampilkan semua data pada variable $biodata di atas menggunakan statement foreach adalah sebagai berikut :

Silahkan dicoba script diatas dan lakukan percobaan untuk nilai yang berbeda.

Menggunakan Statement For

Selain menggunakan statement foreach, kita juga dapat menggunakan statement for untuk menampilkan isi dari variable array. Namun syarat untuk menggunakan statement for adalah hanya bisa digunakan pada non-asosiatif array, atau key pada array harus berupa angka dan berurut. Mengapa demikian? Karena statement for menggunakan increment angka untuk melakukan perulangan. Angka-angka ini yang nantinya akan dijadikan sebagai key untuk mengambil data. Contoh script statement for :

Statement for di atas akan berulang sebanyak data yang ada di dalam variable $buah. Jumlah data pada array dapat dihitung menggunakan perintah count($array). Karena urutan key pada array dimulai dari 0, maka counter statement for diisi dengan nilai 0 ($i=0) yang selanjutnya dijadikan key untuk menampilkan data/nilai pada variable $buah.

Baca juga:  Belajar PHP Dasar #6 : Operator dan Statement Logika

Adapun statement relasi yang digunakan adalah kurang dari karena max key pada array adalah jumlah data dikurang 1 (karena key awal adalah 0, bukan 1). Jadi perulangan akan berhenti ketika nilai $i = 6.

Contoh penerapan kombinasi array dan statement perulangan adalah ketika ingin menghitung nilai rata-rata.

Dengan adanya variable array, proses mengolahan dan penyimpanan data akan menjadi lebih mudah. Selain beberapa contoh yang sudah dipaparkan, masih banyak lagi model penerapan array untuk setiap kasus yang berbeda sesuai dengan kebutuhan.

Silahkan berkreasi dengan mengubah, memodifikasi, serta mengkombinasikan script-script yang telah dipeajari sebelumnya untuk bereksperimen agar bisa lebih mahir dan mudah diingat.


Mungkin anda juga menyukai:


Tutorial Cara Mudah Membuat USB UEFI Installer Windows 7-8-10

Tutorial Cara Mudah Membuat USB UEFI Installer Windows 7/8/10

Bismillah, setelah sekian lama vakum, akhirnya ada kesempatan lagi untuk membuat artikel baru. Artikel yang saya buat kali  ini adalah ...
Selengkapnya
Cara Mengembalikan Fitur Estimated Data Usage Jaringan WiFi Windows 10

Cara Mengembalikan Fitur “Estimated Data Usage” Jaringan WiFi Windows 10

Anda pengguna paket unlimited atau paket kuota internet? Paket unlimited internet atau kuota dengan jumlah besar seperti berlangganan Indie Home ...
Selengkapnya
Tutorial Fix Drive yang Muncul 2X (Duplikat Drive) di Windows 10

Tutorial Cara Fix Drive yang Muncul 2X (Duplikat Drive) di Windows 10

Siapa yang tidak kenal dengan Microsoft Windows 10, Windows versi terbaru keluaran Microsoft saat ini dengan beberapa polesan dan tambahan fitur yang ...
Selengkapnya
Mengatasi Xiaomi Redmi Note 3Pro Brick, No Fastboot, No Download Mode, LED Blinking (financialexpress.com)

Cara Mengatasi Xiaomi Redmi Note 3/Pro yang Brick, No Boot, No Fastboot, No Download Mode, Layar Blank, LED Merah Berkedip

Bagi pengguna Xiaomi Redmi Note 3/Pro, mungkin pernah mengalami serentetan masalah pada smartphone ini. Mulai dari tiba-tiba mati, lag, ROM abal-abal ...
Selengkapnya
Cara mengatasi HS-USB Diagnostic 900e Redmi Note 3 Pro (forums.oneplus.net)

Tutorial Cara Mengubah HS-USB Diagnostic 900E Menjadi HS-USB QDloader 9008 Xiaomi Redmi Note 3/Pro

Setelah membahas mengenai error "Hello Packet" Xiaomi Redmi Note 3/Pro, kali ini kita akan membahas mengenai teman errornya yaitu port com ...
Selengkapnya
Cara Mengatasi error Hello Packet Xiaomi Redmi Note 3 saat Diflash Menggunakan MiFlash (financialexpress.com)

Tutorial Cara Mengatasi Error “Hello Packet” Saat Flashing Redmi Note 3/Pro Menggunakan MiFlash

Xiaomi Redmi Note 3 adalah salah satu smartphone keluaran Xiaomi yang populer digunakan terutama di Indonesia. RN3 adalah inovasi baru dari ...
Selengkapnya
Cara mengatasi Not enough storage is available to process this command Miflash (forum.gsmdevelopers.com)

Tutorial Cara Mengatasi “Not Enough Storage is Available to Process this Command” pada MiFlash

Assalamu'alaikum sobat MIUIERS, pada kesempatan ini saya akan memberikan tutorial untuk mengatasi Not enough storage is available to process this command saat kita ...
Selengkapnya
Deep Flash Kabel (DFC) siap digunakan untuk bertempur

Cara Mudah Membuat Deep Flash Cable (DFC) untuk Xiaomi Redmi Note 3

Alhamdulillah, setelah lama vakum, akhirnya bisa nulis tutorial lagi. Kali ini saya akan memberikan tutorial cara mudah membuat Deep Flash ...
Selengkapnya
Cara Mudah Mengebalikan Conexant Stereo Mix yang Hilang pada Windows 8 10

Cara Mudah Mengembalikan Conexant Stereo Mix yang Hilang pada Windows 8/10

Conexant Stereo Mix adalah salah satu fitur recording atau perekam pada sistem operasi Microsoft Windows. Tahu gak bedanya dengan rekaman ...
Selengkapnya
Cara Install Banyak Aplikasi Android Sekaligus dalam Satu Perintah ADB Install (digitaldoubt.com)

Cara Mudah Instal Banyak Aplikasi Android dalam Satu Perintah ADB Install (Batch Install)

Banyak cara untuk menginstal aplikasi pada perangkat android. Cara yang umum digunakan adalah dengan menginstal melalui Google Play Store secara online ...
Selengkapnya
Cara Mengatasi Software Game Steam yang Tiba-Tiba Sangat Lambat pada Windows

Cara Fix Software Game Steam yang Tiba-Tiba Sangat Lambat pada Windows

Halo sobat gamers, pernah dengar kata Steam? Yah, Steam adalah software pendukung untuk memainkan game-game keluaran perusahaan game besar Valve yang ...
Selengkapnya
Cara Mudah Instal Aplikasi pada Smartphone Android Melalui PC Komputer (industrygirlblog.com)

Cara Mudah Instal Aplikasi pada Smartphone Android Melalui PC/Komputer

Menginstal aplikasi android lewat PC lebih mudah jika dibandingkan menginstal aplikasi pada perangkat android itu sendiri, terutama jika aplikasi yang ...
Selengkapnya