Twitter Telah Melipatgandakan Jumlah Karakter Maksimum Tweet

Twitter melipatgandakan karakter tweet

Twitter, pada hari Selasa 26 September telah malakukan uji coba untuk melipatgandakan jumlah maksimum karakter tweet dari 140 mejadi 280 karakter.

Salah satu media sosial ini merupakan salah satu dari media sosial yang tren di kalangan pengguna beberapa tahun terakhir. Namun adanya pembatasan karakter tweet masih menyimpan banyak keluhan dan perdebatan antara pengguna dan pihak perusahaan.

Salah satu alasan penambahan jumlah karakter maksimum pada Twitter mungkin dilakukan adalah untuk mengoreksi ketidakseimbangan antara tweet menggunakan karakter bahasa Asia seperti Jepang, Cina, dan Korea dengan karakter bahasa barat seperti Inggris, Spanyol, atau Prancis, sebagaimana diungkapkan oleh Product Manager Twitter, Aliza Rosen dan Senior Software Enginering, Ikuhiro Ihara di postingannya.

Dalam bahasa Asia, pengguna dapat menyampaikan dua kali lebih banyak informasi dalam sebuah tweet yang diposting. Karena perbedaan itulah Twitter berencana untuk melakukan uji coba menggandakan jumlah maksimal karakter tweet untuk semua bahasa kecuali bahasa Jepang, Cina, dan Korea.

“Perubahan ini mungkin kecil dari sudut pandang teknis, namun secara dramatis bisa mengubah cara pengguna dalam mengekspresikan diri mereka”, ungkap Jack Dorsey sang CEO.

“Ini adalah perubahan kecil, namun sebuah langkah yang besar bagi kami. 140 karakter merupakan pilihan yang tidak tepat jika dibandingkan dengan batas SMS yakni 160 karakter. Kami merasa bangga dengan kebijakan tim dalam memecahkan masalah ini ketika orang-orang melakukan tweet, dan disaat yang sama juga melatih ketangkasan, kecekatan, dan esensi kami “, tambahnya pada akun twitter @jack yang ditweet pada tanggal 27 September 2017.

Belum jelas bagaimana reaksi pengguna terhadapat peningkat batas karakter. Sementara ada pengguna yang sangat merindukan peningkatan batas karakter, namun tidak kurang yang tidak setuju dengan perubahan tersebut. Alasannya adalah penyajian informasi dengan tweet yang singkat merupakan keunikan tersendiri bagi Twitter dari media sosial yang lain.

Baca juga:  7 Distro Linux yang Cocok untuk Pemula

“Tidak terdengar seperti nostalgia, tapi dari sudut pandang pengguna, saya pikir ini adalah perubahan lain yang lebih buruk”, kata Rick Edmonds, seorang analis bisnis media di Poynter.

Pro dan kontra pada perubahan ini, tentu punya alasan pribadi masing-masing. Twitter sendiri tentunya melakukan kebijakan untuk memuaskan semua pengguna. Menurut kalian, bagaimana perubahan kebijakan dari Twitter tersebut?

 

Sumber asli artikel: technewsworld.com

Please follow and like us: